Memahami Akomodasi dan Peranan Dalam Berbagai Bidang

Akomodasi artinya adalah suatu kondisi dimana ada upaya yang dilakukan dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah atau agar bisa memecahkan suatu konflik yang terjadi antara dua pihak atau lebih. Sehingga akomodasi adalah salah satu hubungan asosiatif yang mana dalam bentuk dari interaksi sosial. Tujuan dari akomodasi untuk bisa mendapatkan mufakat dengan kondisi yang jauh lebih kondusif. Selain itu, sebenarnya ada beberapa pendapat lain yang mengartikan akomodasi. Ada yang mendeskripsikan jika akomodasi adalah sebuah langkah dalam menyelesaikan masalah dari beberapa pihak tanpa harus memihak dengan salah satu pihak yang terlibat. Dan di dalam upaya akomodasi ini, maka sangat diharapkan semua pihak yang terkait dengan konflik bisa mendapatkan kesepakatan yang saling menguntungkan satu dengan yang lainnya.

Istilah Akomodasi digunakan dalam banyak bidang

Istilah akomodasi adalah salah satu istilah yang memang sangat sering digunakan oleh sosiolog untuk bisa mendeskripsikan satu kondisi dimana individu atau kelompok sedang bertikai atau berkonflik dalam menyelesaikan hubungan mereka sehingga masalah yang ditimbul bisa diatasi.

Selain sosiolog sebenarnya istilah akomodasi juga sangat sering digunakan pada beberapa bidang lainnya seperti :

  1. Psikolog, Istilah akomodasi ini sangat erat hubungannya dengan penyesuaian dengan pola perilaku manusia.
  2. Pariwisata, istilah akomodasi ini biasanya sangat berkaitan dengan keuntungan yang bisa didapatkan dalam fasilitas untuk penginapan untuk mereka yang sedang melakukan perjalanan misalnya adalah hotel, villa, losmen, homestay dan lainnya.
  3. Dalam bidang Kesehatan, istilah akomodasi biasanya sangat berhubungan dengan kemampuan dalam menyesuaikan mata untuk melihat atau memfokuskan penglihatan

Lalu apa Tujuan Akomodasi?

Jika melihat dari penjelasan yang dipahami secara general, maka akomodasi sendiri sebenarnya memiliki tujuan utama sebagai bentuk untuk menyelesaikan masalah atau sebagai bentuk penekanan sehingga muncul masalah yang semakin komplek dari satu masalah. Akomodasi artinya menjadi jembatannya, misalnya dalam beberapa kasus ada masalah yang sangat sulit untuk mendapatkan jalan keluarnya. Sehingga tentu saja akan diperlukan pihak ketiga sebagai penengahnya dan sering juga pihak ketiga inilah yang menjadi perantara dan disebut sebagai akomodasi.

Sebenarnya ada beberapa tujuan yang dilakukan dalam upaya melakukan akomodasi diantaranya adalah :

  1. Mencegah terjadinya masalah yang semakin rumit di dalam sebuah konflik yang terjadi pada individu atau kelompok yang mana diakibatkan dengan adanya beragam jenis perbedaan pendapat satu dengan yang lainnya
  2. Meminimalisir akan terjadinya potensi konflik yang mungkin akan semakin berlarut karena anda tidak menemukan titik terangnya sehingga akhirnya bisa menyebabkan perpecahan.
  3. Memungkinkan terwujudnya sebuah kerjasama antara beberapa kelompok sosial yang memang hidup secara terpisah karena adanya beberapa faktor perbedaan baik sosial dan budaya.
  4. Akomodasi juga membantu dalam menciptakan perdamaian dengan cara menyatukan antara kelompok sosial dengan beragam jenis latar belakang yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama.
  5. Mampu mencari jalan keluar di dalam sebuah konflik atau permasalahan tanpa harus merugikan sebelah pihak dan menjadi penengah.

Seperti apa Karakteristik Akomodasi?

Sebenarnya akomodasi secara umum dimulai sebagai bentuk upaya untuk mengurangi beberapa sumber masalah oleh pihak yang memang sedang bertikai, sehingga masalah ini akhirnya bisa diatasi sesegera mungkin. Dan beberapa dari karakteristik akomodasi sendiri terdiri dari :

  • Kebutuhan akan akomodasi sendiri bisa terjadi karena adanya sebuah masalah atau konflik
  • Akomodasi juga merupakan sebuah proses yang terjadi secara terus menerus
  • Akomodasi artinya perpaduan antara kebencian dan kecintaan
  • Akomodasi memiliki sifat universal

Memahami Akomodasi dan Peranan Dalam Berbagai Bidang

Bentuk-Bentuk Akomodasi

Secara umum sebenarnya ada beberapa bentuk dari akomodasi, beberapa diantaranya adalah :

  • Kompromi

Kompromi adalah bentuk dari akomodasi yang dilakukan pada saat ada masalah muncul, maka musyawarah dilakukan sebagai salah satu bentuk untuk menyelesaikan masalah. Tujuan dilakukannya kompromi ini adalah untuk mengurangi tuntutan dari semua pihak sehingga bisa menyelesaikan dengan baik.

Kompromi adalah salah satu proses akomodasi yang bisa menjadikan semua pihak yang mengalami perselisihan akhirnya saling mengurangi tuntutan atau ekspetasinya masing – masing sehingga akhirnya sumber ketegangan bisa mereda sehingga masalah atau konflik akhirnya bisa diselesaikan.

  • Konsiliasi

Untuk konsiliasi sendiri adalah salah satu bentuk dari akomodasi yang mana biasanya dilakukan oleh pihak – pihak yang memang memiliki konflik tersebut sehingga akhirnya mengadakan sebuah rapat khusus agar bisa mendapatkan jalan keluar dari masalah yang memang sedang dihadapi. Tujuan akomodasi artinya ini adalah untuk menyelesaikan masalah dengan lebih cepat.

  • Stalemate

Stalemate adalah salah satu bentuk dari akomodasi yang bisa terjadi pada saat keadaan bisa membaik dengan sendirinya karena pihak yang terkait baru menyadari adanya kesamaan pada kekuatan atau pada posisi. Dan hal ini biasanya terjadi karena adanya kesadaran diri lalu akhirnya mempertimbangkan efek dari konflik yang nantinya akan mereka tanggung jika mereka harus melanjutkannya. Misalnya adalah dengan adanya efek perpecahan yang tidak mereka inginkan, efek dari peperangan antar pihak dan lainnya.

  • Coercion

Coercion adalah salah satu bentuk akomodasi yang bisa dilakukan atas dasar dari paksaan atau salah satu bentuk konflik yang biasanya di dominasikan oleh salah satu pihak saja. Hal ini biasanya dapat terjadi karena alasan salah satu pihak yang terkait dengan konflik sama sekali tidak memiliki kekuatan. Atau bisa juga karena kedudukan atau posisi untuk bisa membela diri. Sehingga penyelesaian masalah telah ditentukan dengan sangat tidak seimbang oleh salah satu pihak tanpa dizinkannya ada sebuah instrupsi. Dan biasanya coercion ini biasa terjadi karena konflik yang didasarkan pada pihak yang yang memiliki status sosial dan kekuasaan yang berbeda satu dengan yang lainnya.

  • Arbitrasi

Arbitrasi adalah salah satu bentuk dari akomodasi dimana pada saat pelaksanaannya selalu menghadirkan pihak lain yang sama sekali tidak terlibat dalam sebuah konflik yang bertindak sebagai pelerai perselisihan. Dan dikatakan juga sebagai “pihak ketiga” yang memiliki peran sebagai penengah atau perantara di dalam sebuah konflik. Dan pihak ketiga biasanya akan menghadirkan statmen persetujuan dari semua pihak yang memiliki konflik. Dengan demikian akhirnya akan ada langkah untuk menyelesaikan konflik yang terjadi.

  • Toleransi

Untuk toleransi sendiri adalah salah satu bentuk akomodasi yang pada saat melaksanakannya akan lebih mengandalkan kesadaran diri dari satu pihak yang sedang berselisih sehingga akomodasi artinya memiliki arti yang lebih luas, karena pihak yang melerai setidaknya memiliki pengertian lebih dari atas situasi yang ditimbulkan sehingga menyebabkan ketegangan. Toleransi sendiri dilakukan oleh pihak manapun tanpa adanya persetujuan dari pihak lainnya. Sebenarnya ini adalah salah satu bentuk dari akomodasi yang paling cepat dilakukan sebagai salah satu bentuk untuk menghindari adanya perselisihan yang lebih besar.

Dengan demikian akomodasi artinya bisa menjadi jembatan untuk anda menyelesaikan sebuah masalah dari satu pihak dengan pihak lain tanpa harus memihak. Namun yang terpenting tinggal melihat sudut pandang, kondisi dan juga bentuk akomodasi yang harus digunakan sehingga penyelesaiannya sesuai dengan situasi yang terjadi.